Tuesday, September 29, 2009

Intipan Rembulan

Rembulan remang-remang
Diam-diam menerawang s'buah taman
Ada sejoli bermesraan
Saling belai saling say "Say…"

Di kursi usang, terjadi percintaan
Tulus... bukan yang terlarang

Sang lelaki bagai pujangga
gombalannya tidak terhingga
Namun sang wanita luluh saja
rupanya bisa telah meracuninya

Cuma cinta yang bisa
taklukan hati Si Jelita
Dan kala jiwa telah tertawan
masihkah sanggup raga melawan?

No comments: