(sebuah pesan dari Tuhan yang penuh kasih...
...untuk umat-Nya yang tidak setia)
...untuk umat-Nya yang tidak setia)
Mencintaimu setengah mati, namun dikhianati;
mengasihimu segenap jiwa, ternyata kau
mendua.
Menantikanmu sepenuh hati, hanya menyiksa diri;
mengharapkanmu kembali, ibarat rindu abadi.
Secepat apapun kau coba lari, sejauh apapun kau
menghindar;
Aku ‘kan tetap mencari, Aku ‘kan terus mengejar.
Berkali-kali kau menjual diri, diobral dan dinodai;
namun dengan mahalnya, kau pasti Kutebus kembali.
Sekarang, duduklah diam di sini!
Pasung dirimu, dan renungkan s’gala pelanggaranmu!!
Cobalah kecap, coba kau cicipi,
rasakan betapa sakitnya hati-Ku ini!
Cintaku memang setinggi langit,
kasihku memang sedalam lautan;
namun sehebat itu pula kebencian-Ku,
pada dosa-dosa buah tanganmu.
Kembalilah pada-Ku Sayang, jangan kecewakan-Ku lagi.
Duduklah manis di pelukan-Ku, jangan sia-siakan.
Berhentilah mendua hati, ceraikanlah dosa yang
kaucintai;
karena itu semua, memakukan luka yang dalam, di
nadi-Ku ini.
Mari, kita tempuh hidup yang baru.
No comments:
Post a Comment