Saturday, May 23, 2015

Love the Whore (based on Hosea 3)


(sebuah pesan dari Tuhan yang penuh kasih...
...untuk umat-Nya yang tidak setia)

Mencintaimu setengah mati, namun dikhianati;
mengasihimu segenap jiwa, ternyata kau mendua.
Menantikanmu sepenuh hati, hanya menyiksa diri;
mengharapkanmu kembali, ibarat rindu abadi.

Secepat apapun kau coba lari, sejauh apapun kau menghindar;
Aku ‘kan tetap mencari, Aku ‘kan terus mengejar.
Berkali-kali kau menjual diri, diobral dan dinodai;
namun dengan mahalnya, kau pasti Kutebus kembali.

Sekarang, duduklah diam di sini!
Pasung dirimu, dan renungkan s’gala pelanggaranmu!!
Cobalah kecap, coba kau cicipi,
rasakan betapa sakitnya hati-Ku ini!

Cintaku memang setinggi langit,
kasihku memang sedalam lautan;
namun sehebat itu pula kebencian-Ku,
pada dosa-dosa buah tanganmu.

Kembalilah pada-Ku Sayang, jangan kecewakan-Ku lagi.
Duduklah manis di pelukan-Ku, jangan sia-siakan.
Berhentilah mendua hati, ceraikanlah dosa yang kaucintai;
karena itu semua, memakukan luka yang dalam, di nadi-Ku ini.

Mari, kita tempuh hidup yang baru.
  

No comments: